Implementasi Apache Web Server, Virtual Drive, Migrasi Database, Keamanan MD5, dan Validasi Integritas Web Menggunakan Laragon dan DBeaver

shares |

 

Pada praktikum ini dilakukan implementasi aplikasi web berbasis PHP dan MySQL pada lingkungan Windows Server menggunakan Laragon sebagai web server dan DBeaver Community 24.0.5 sebagai aplikasi pengelola database. Tahapan implementasi meliputi instalasi dan pengujian Apache Web Server, pembuatan media penyimpanan virtual menggunakan Virtual Hard Disk (VHD), migrasi database MySQL, penerapan keamanan password menggunakan algoritma MD5, hingga validasi integritas halaman web. Tujuan dari praktikum ini adalah memastikan aplikasi dapat berjalan dengan baik serta menerapkan beberapa aspek dasar keamanan sistem dan pengelolaan data. Implementasi web server dan database menjadi fondasi penting agar aplikasi dapat diakses dan dikelola secara optimal.

1. Implementasi Apache Web Server

Tahap pertama diawali dengan menjalankan aplikasi Laragon. Setelah Laragon dibuka, layanan Apache dan MySQL dijalankan hingga status keduanya berubah menjadi Running. Status tersebut menunjukkan bahwa web server dan database server telah aktif sehingga siap digunakan untuk menjalankan aplikasi berbasis PHP.

Gambar 1 Aplikasi Laragon

Selanjutnya folder aplikasi yang diberikan oleh dosen disalin ke dalam direktori :

C:\laragon\www\jasa

Folder www merupakan direktori utama yang digunakan Apache untuk menyimpan aplikasi web yang akan diakses melalui browser.

Gambar 2 Folder Jasa dalam folder www (Laragon)

 

Lalu masukkan kuery jasa.sql ke dalam sql editor di DBeaver.

Setelah aplikasi ditempatkan pada direktori tersebut, browser dibuka kemudian dilakukan pengujian dengan mengakses:

http://localhost

sesuai konfigurasi Laragon yang digunakan. Apabila halaman utama aplikasi berhasil ditampilkan tanpa muncul pesan kesalahan, maka implementasi Apache Web Server dapat dinyatakan berhasil.

 

2. Konfigurasi Virtual Drive Storage dan Keamanan Direktori

Tahap berikutnya adalah melakukan konfigurasi media penyimpanan virtual menggunakan fitur Virtual Hard Disk (VHD) pada Windows Server. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan media penyimpanan tambahan yang dapat digunakan sebagai lokasi penyimpanan data aplikasi.

Proses diawali dengan membuka Computer Management, kemudian memilih menu Disk Management. Selanjutnya dipilih menu Create VHD untuk membuat virtual hard disk baru.

 

Lalu klik Setting, klik menu Storage dan tekan add hard disk lalu create.

Lalu masuk ke web server 2003.

Anda juga dapat menambahkan folder pada halaman ini.

 

3. Analisis Migrasi dan Import Database MySQL

Tahap ketiga adalah melakukan migrasi database menggunakan DBeaver Community 24.0.5 yang telah terhubung dengan MySQL pada Laragon (pada tahap nomor 1).

Berdasarkan hasil pengujian, seluruh tabel berhasil dibuat dan data dapat diakses sehingga proses migrasi database dinyatakan berhasil.

Tabel Database Jasa

 

4. Perancangan Topologi dan Implementasi Keamanan password Menggunakan MD5

Tahap selanjutnya adalah menerapkan keamanan autentikasi pengguna dengan mengubah password menjadi bentuk hash menggunakan fungsi MD5() pada MySQL. Walaupun saat ini MD5 sudah tidak direkomendasikan untuk sistem produksi modern karena memiliki kelemahan kriptografis, penggunaan MD5 pada praktikum ini bertujuan untuk memahami konsep dasar hashing password sesuai instruksi tugas.

Proses dilakukan melalui SQL Editor pada DBeaver dengan menjalankan query SQL untuk memperbarui nilai password pengguna.

Setelah update username :



 

5. Validasi Integritas dan Modifikasi Halaman Beranda Web

Tahap terakhir adalah melakukan modifikasi pada halaman utama aplikasi. File index.php dibuka menggunakan editor kemudian ditambahkan identitas mahasiswa pada bagian header halaman.

 

 

 

 

Related Posts

0 comments:

Post a Comment