Implementasi Apache Web Server, Virtual Drive, Migrasi Database, Keamanan MD5, dan Validasi Integritas Web Menggunakan Laragon dan DBeaver
| July 05, 2026 |
Pada praktikum ini dilakukan implementasi aplikasi web berbasis PHP dan MySQL pada lingkungan Windows Server menggunakan Laragon sebagai web server dan DBeaver Community 24.0.5 sebagai aplikasi pengelola database. Tahapan implementasi meliputi instalasi dan pengujian Apache Web Server, pembuatan media penyimpanan virtual menggunakan Virtual Hard Disk (VHD), migrasi database MySQL, penerapan keamanan password menggunakan algoritma MD5, hingga validasi integritas halaman web. Tujuan dari praktikum ini adalah memastikan aplikasi dapat berjalan dengan baik serta menerapkan beberapa aspek dasar keamanan sistem dan pengelolaan data. Implementasi web server dan database menjadi fondasi penting agar aplikasi dapat diakses dan dikelola secara optimal.
1.
Implementasi Apache Web Server
Tahap
pertama diawali dengan menjalankan aplikasi Laragon. Setelah Laragon dibuka,
layanan Apache dan MySQL dijalankan hingga status keduanya berubah menjadi Running.
Status tersebut menunjukkan bahwa web server dan database server telah aktif
sehingga siap digunakan untuk menjalankan aplikasi berbasis PHP.
Gambar
1 Aplikasi Laragon
Selanjutnya
folder aplikasi yang diberikan oleh dosen disalin ke dalam direktori :
C:\laragon\www\jasa
Folder
www merupakan direktori utama yang digunakan Apache untuk menyimpan aplikasi
web yang akan diakses melalui browser.
Gambar
2 Folder Jasa dalam folder www (Laragon)
Lalu
masukkan kuery jasa.sql ke dalam sql editor di DBeaver.
Setelah
aplikasi ditempatkan pada direktori tersebut, browser dibuka kemudian dilakukan
pengujian dengan mengakses:
sesuai
konfigurasi Laragon yang digunakan. Apabila halaman utama aplikasi berhasil
ditampilkan tanpa muncul pesan kesalahan, maka implementasi Apache Web Server
dapat dinyatakan berhasil.
2.
Konfigurasi Virtual Drive Storage dan Keamanan Direktori
Tahap
berikutnya adalah melakukan konfigurasi media penyimpanan virtual menggunakan
fitur Virtual Hard Disk (VHD) pada Windows Server. Langkah ini bertujuan untuk
menyediakan media penyimpanan tambahan yang dapat digunakan sebagai lokasi
penyimpanan data aplikasi.
Proses
diawali dengan membuka Computer Management, kemudian memilih menu Disk
Management. Selanjutnya dipilih menu Create VHD untuk membuat virtual hard disk
baru.
Lalu
klik Setting, klik menu Storage dan tekan add hard disk lalu create.
Lalu
masuk ke web server 2003.
Anda
juga dapat menambahkan folder pada halaman ini.
3.
Analisis Migrasi dan Import Database MySQL
Tahap
ketiga adalah melakukan migrasi database menggunakan DBeaver Community 24.0.5
yang telah terhubung dengan MySQL pada Laragon (pada tahap nomor 1).
Berdasarkan
hasil pengujian, seluruh tabel berhasil dibuat dan data dapat diakses sehingga
proses migrasi database dinyatakan berhasil.
Tabel
Database Jasa
4.
Perancangan Topologi dan Implementasi Keamanan password Menggunakan MD5
Tahap
selanjutnya adalah menerapkan keamanan autentikasi pengguna dengan mengubah
password menjadi bentuk hash menggunakan fungsi MD5() pada MySQL. Walaupun saat
ini MD5 sudah tidak direkomendasikan untuk sistem produksi modern karena
memiliki kelemahan kriptografis, penggunaan MD5 pada praktikum ini bertujuan
untuk memahami konsep dasar hashing password sesuai instruksi tugas.
Proses
dilakukan melalui SQL Editor pada DBeaver dengan menjalankan query SQL untuk
memperbarui nilai password pengguna.
Setelah
update username :
5.
Validasi Integritas dan Modifikasi Halaman Beranda Web
Tahap
terakhir adalah melakukan modifikasi pada halaman utama aplikasi. File index.php
dibuka menggunakan editor kemudian ditambahkan identitas mahasiswa pada bagian
header halaman.
0 comments:
Post a Comment